Diduga berbuat bejat, ayah ancam anak tiri akan dihabisi nyawanya bila buka suara
Batubara //Batara TV//- Seorang Nelayan inisial AR, 45 tahun,Diduga tega berbuat bejat kepada putri tirinya sebut saja Melati, 13 tahun, selama 6 tahun. Perbuatan bejat tersebut baru terungkap ketika Melati memberanikan diri mengungkap kelakuan bejat ayah tirinya kepada seorang ibu warga setempat. Saat itu dengan suara gemetar sembari menangis, Melati menceritakan perbuatan ayah tirinya yang dilakukan di rumah mereka saat ibunya tidak ada.
Melati mengaku perbuatan bejat tersebut dilakukan ayahnya selama 6 tahun. Masih menurut Melati, usai memuaskan nafsu setannya, ayah bejat tersebut selalu mengeluarkan ancaman kepada Melati. “Ayah mengancam akan mencelakai bahkan menghabisi nyawaku bila berani melawan atau menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain,” ucapnya sendu.
Pengakuan Melati yang direkam tersebut akhirnya disampaikan kepada Babinsa dan perangkat desa. Masyarakat desa yang akhirnya mengetahui peristiwa tersebut langsung bertindak. Puluhan warga langsung menuju tangkahan (tempat pendaratan) ikan dan menunggu AR yang sedang mencari ikan di laut pada Kamis, (16/7) sekitar pukul 16.00 WIB.
Begitu AR tiba di tangkahan, puluhan warga yang diselimuti amarah langsung menginterogasi AR. Karena membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya, AR langsung diamuk massa dan dihadiahi bogem mentah. Beruntung, aparat desa bersama tokoh masyarakat dapat meredam amuk massa. AR kemudian dievakuasi ke Kantor Desa.
Tak lama,Personel Polsek Talawi tiba di kantor desa dan membawa AR ke Polsek Talawi sebelum diserahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Batu Bara. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah diposting belasan akun Facebook. Netizen menghujat perbuatan bejat AR yang tega merudapaksa putri tirinya yang masih di bawah umur.
Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus membenarkan telah mengamankan terduga pelaku percabulan terhadap putri tirinya yang masih dibawah umur. “Iya telah kita amankan dan di serahkan ke Polres Batu Bara,” ucapnya, Jumat (17/7/2026).