Ket.Foto Pelaku saat diamankan kepolisian. (Dok.Humas Poldasu)
BELAWAN – Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan dua pemuda beserta sejumlah barang yang diduga dapat digunakan untuk tawuran dalam rangkaian patroli di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Sabtu hingga Minggu (3–4/10/2026) dini hari.
Penindakan pertama dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aksi tawuran di Jalan Mangaan VI, tepatnya di depan Lorong Jaya, Mabar, Sabtu sekitar pukul 04.00 WIB.
Setibanya di lokasi, kelompok yang diduga terlibat tawuran telah membubarkan diri. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan menemukan satu bilah senjata tajam jenis arit.
Patroli dilanjutkan ke kawasan Gang Inpres Pasar 2 Mabar sekitar pukul 04.30 WIB. Di lokasi, petugas mendapati empat laki-laki yang mencurigakan.
Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sebuah tas berisi sejumlah barang, yakni satu sabit kecil, pisau cutter, tang jepit, knuckle, obeng dan kunci.
Dua dari empat orang tersebut melarikan diri saat hendak dibawa ke Mako. Sementara dua lainnya berhasil diamankan bersama barang bukti dan selanjutnya diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan dua orang serta sejumlah barang bukti berupa tiga bilah senjata tajam, satu buah knuckle, satu obeng dan satu tang.
Sehari setelahnya, Tim Macan kembali melakukan patroli pada Minggu (4/10/2026) dini hari. Sekitar pukul 04.30 WIB, petugas mendapati sekelompok warga berada di sekitar rumah warga yang sebelumnya mengalami kemalingan di Jalan KL Yos Sudarso, sekitar Bengkel Pak Lok, Belawan.
Salah seorang warga diketahui membawa sebilah pedang samurai dengan alasan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kejahatan. Untuk mencegah potensi gangguan keamanan, petugas kemudian mengamankan senjata tajam tersebut.Tidak ada pelaku yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kasat Samapta AKP Rudi mengatakan, patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Kami tidak ingin aksi tawuran mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Tim akan terus melakukan patroli dan penyisiran di lokasi-lokasi yang dianggap rawan,” ujar Rudi.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan lingkungan sekitar serta tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi tindak pidana atau potensi gangguan keamanan.
“Jika melihat atau mengalami tindak pidana, segera hubungi kepolisian melalui Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti petugas,” katanya.
Polres Pelabuhan Belawan menegaskan patroli akan terus dilakukan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan guna mencegah tawuran, penggunaan senjata tajam dan gangguan Kamtibmas lainnya.(Ronald/tim)